Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2013

Struktur Kurikulum 2013

iklan4-gbr1
iklan4-tabel1
iklan4-tabel2


Dalam teori kurikulum (Anita Lie, 2012) keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum termasuk pembelajaran dan penilaian pembelajaran dan kurikulum.

Struktur kurikulum dalam hal perumusan desain kurikulum, menjadi amat penting. Karena begitu struktur yang disiapkan tidak mengarah sekaligus menopang pada apa yang ingin dicapai dalam kurikulum, maka bisa dipastikan implementasinya pun akan kedodoran.
 
Pada titik inilah, maka penyampaian struktur kurikulum dalam uji publik ini menjadi penting. Tabel 1 menunjukkan dasar pemikiran perancangan struktur kurikulum SD, minimal ada sebelas item. Sementara dalam rancangan struktur kurikulum SD ada tiga alternatif yang di mesti kita berikan masukan.

Di jenjang SMP usulan rancangan struktur kurikulum diperlihatkan pada tabel 2. Bagaimana dengan jenjang SMA/SMK? Bisa diturunkan dari standar kompetensi lulusan (SKL) yang sudah ditentukan, dan juga perlu diberikan masukan.
iklan4-tbl2
Tiga Persiapan untuk Implementasi Kurikulum 2013
ADA pertanyaan yang muncul bernada khawatir, dalam uji publik kurikulum 2013? Persiapan apa yang dilakukan Kemdikbud untuk kurikulum 2013? Apakah sedemikian mendesaknya, sehingga tahun pelajaran 2013 mendatang, kurikulum itu sudah harus diterapkan. Menjawab kekhawatiran itu, sedikitnya ada tiga persiapan yang sudah masuk agenda Kementerian untuk implementasi kurikulum 2013. Pertama, berkait dengan buku pegangan dan buku murid. Ini penting, jika kurikulum mengalami perbaikan, sementara bukunya tetap, maka bisa jadi kurikulum hanya sebagai “macan kertas”. Pemerintah bertekad untuk menyiapkan buku induk untuk pegangan guru dan murid, yang tentu saja dua buku itu berbeda konten satu dengan lainnya.

Kedua, pelatihan guru. Karena implementasi kurikulum dilakukan secara bertahap, maka pelatihan kepada guru pun dilakukan bertahap. Jika implementasi dimulai untuk kelas satu, empat di jenjang SD dan kelas tujuh, di SMP, serta kelas sepuluh di SMA/SMK, tentu guru yang diikutkan dalam pelatihan pun, berkisar antara 400 sampai 500 ribuan.

Ketiga, tata kelola. Kementerian sudah pula mnemikirkan terhadap tata kelola di tingkat satuan pendidikan. Karena tata kelola dengan kurikulum 2013 pun akan berubah. Sebagai misal, administrasi buku raport. Tentu karena empat standar dalam kurikulum 2013 mengalami perubahan, maka buku raport pun harus berubah.
 
Intinya jangan sekali-kali persoalan implementasi kurikulum dihadapkan pada stigma persoalan yang kemungkinan akan menjerat kita untuk tidak mau melakukan perubahan. Padahal kita sepakat, perubahan itu sesuatu yang niscaya harus dihadapi mana kala kita ingin terus maju dan berkembang. Bukankah melalui perubahan kurikulum ini sesungguhnya kita ingin membeli masa depan anak didik kita dengan harga sekarang. (sumber : www.kemdiknas.go.id)

Jumat, 20 Juli 2012

Murid I SD IT Ridhotullah



Padang... Foto murid pertama Sekolah Dasar Islam Terpadu Ridhotullah Padang (SDIT) yang baru berdiri pada tahun 2012. yang beralamat di jalan raya ulu gadut, kelurahan limau manis selatan kecamatan PAUH Kota Padang, Sumatera Barat.

Murid SD IT sedang berbaris di halaman sekolah.
Sumber Foto : Link My Facebook Foto Murid SD IT Tahun Pertama 2012/2013

Jumat, 22 Juni 2012

Sekilas Tentang SDIT Ridhotullah



Padang... Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ridhotullah baru berdiri pada Tahun 2012, yang beralamat di Jalan Raya Ulu Gadut Kota Padang, Sumatera Barat. SDIT Ridhotullah merupakan sekolah dasar yang menerapkan nilai-nilai Qur'ani dengan sistem pengajaran modern, berakhlak mulia, berdisiplin tinggi, berwawasan luas dan bersikap terbuka dan kritis dengan ciri khas menggunakan program “Full Day School” (sehari penuh), Integrated Curriculum, Tahfidzul Qur'an, Everyday with Qur'an, Student Active Learning, Play Learn and Do, Keteladanan dan Kepioniran, Komunikatif Interventif, Leadership dan Membership, Enterpreunership. 

Gedung SDIT Ridhotullah Padang.
 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ridhotullah Padang merupakan buah hasil kerja keras Yayasan Pendidikan Islam Ridhotullah Padang (YPIR) sebagai wujud kepedulian yg besar terhadap upaya mempersiapkan generasi muda yang Islami dan berkualitas. 


TUJUAN SDIT Ridhotullah Padang :
Tujuan utama Sekolah Dasar Islam Terpadu Ridhotullah Padang adalah :

  1.  Menciptakan siswa yang cerdas mandiri dan kreatif.
  2.  Menciptakan siswa yangberkualitas dan berakhlak mulia.
  3.  Memberikan bekal dasar bagi anak untuk mencintai Al-Qur’an.
  4.  Dapat melakukan sholat dengan baik dan terbiasa hidup dalam suasana yang islami.
  5.  Hafal beberapa surat pendek, ayat - ayat pilihan dan doa sehari-hari.
  6.  Dapat  menulis huruf Al-Qur’an.

VISI SDIT Ridhotullah :

“Menjadikan Lembaga Pendidikan Yang Membekali Peserta Didik Dengan Nilai-Nilai Ke Islaman Secara Terpadu Menggabungkan Iptek Dan Imtaq, Berakhlak Mulia, Cerdas, Berprestasi Dan Menghadapi Era Globalisasi.”

MISI SDIT Ridhotullah :

Dalam mewujudkan Visi SDIT Ridhotullah untuk itu misi yang dilakukan terdapat dalam beberapa konsep dasar yaitu :
  1. Menjadikan Al-Qur’an sebagai Acuan Dasar dari seluruh program.
  2. Mewujudkan pembelajaran yang bertumpu pada Imtaq dan Iptek. 
  3. Membekali peserta didik penguasaan teknologi.
  4. Menanamkan sikap dan perilaku Islami.
  5. Menciptakan kegiatan yang dapat memberi kesempatan murid berekspresi. 
  6. Menjadikan siswa-siswi mandiri, jujur, disiplin, pemberani dan kreatif dalam menjalani aktifitas kehidupan. 
  7. Mempersiapkan siswa-siswi yang unggul dalam akademik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya dengan mampu memasuki sekolah-sekolah unggulan dan favorit.
 Dalam pelaksanaan Kurikulum Pendidikan SDIT Ridhotullah memadukan :
  1. Keterpaduan pengajaran pengetahuan umum dengan pengetahuan agama.
  2. Keterpaduan metode pendidikan ke arah kognitif, afektif, dan psikomotorik. 
  3. Keterpaduan pola pendidikan dan pengajaran disekolah, dirumah dan dimasyarakat.
Dengan sistim ini, kegiatan pendidikan dan pengajaran akan lebih lama dibandingkan dengan sekolah formal pada umumnya. Kegiatan belajar dilaksanakan mulai pukul 07:30 sampai 14:00. Dasar penerapan program ini adalah “Integrated Curiculum and Integrated Activity”, dan dengan metode pengajaran yang menarik dan rekreatif serta diperhatikannya program pengayaan bagi siswa yang berprestasi dan remedial bagi siswa yang lambat. Dengan sistim ini diharapkan siswa akan ceria dan tanpa terbebani pelajaran yang padat serta bisa berprestasi dengan baik. Foto Pembangunan SDIT Ridhotullah Padang

Jln Raya Ulu Gadut Padang, Sumatera Barat, Indonesia, Telp. 0751-778610

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Grocery Coupons